Congregatio Discipulorum Domini

Para anggota Congregatio Discipulorum Domini (Kongregasi Murid-murid Tuhan) menghayati hidupnya sebagai murid dan senantiasa belajar pada Yesus Kristus, sang Guru Agung. Kunjungan kepada Sakramen Mahakudus menjadi ungkapan cinta dan penyerahan diri secara total. Dari sinilah para anggota menimba kekuatan untuk karya kerasulannya sebagai murid yang diutus untuk mempersiapkan orang menyambut Kristus di dalam hidupnya (bdk. Luk 10:1-12).

01 April 2014

Berita 2014


Berita CDD Provinsi Indonesia

Sepanjang tahun 2014 CDD Provinsi Indonesia mencatat beberapa peristiwa penting serta melaksanakan beberapa kegiatan yang berkaitan dengan kegiatan kongregasi.


Tahun 2014 bukan saja menjadi tahun kapitel provinsi CDD Indonesia untuk memilih Provincial baru beserta dewannya yang dilaksanakan di Rumah Retret Sawiran pada taggal 18 sampai 23 Pebruari 2014. Tetapi acara itu diikuti dengan serangkaian acara-acara lain.


Acara kapitel tersebut dilaksanakan dan diawali dengan rekoleksi bersama yang dihadiri oleh seluruh anggota CDD yang sudah berkaul kekal. Dalam kapitel ini yang berkenan hadir juga adalah Pater Superior Jendral CDD, Pater John Chia CDD, Imam dan Bruder CDD. Tanggal 22 provinsial dan dewan baru terpilih untuk periode 2014 sampai 2017.


Acara kepitel ini kemudian  ditutup dengan serangkaian kunjungan ke tempat-tempat karya CDD yang ada di Blitar dan Malang,  kemudian dilanjutkan dengan berkunjung ke Seminari Menegah Garum Blitar dan pada tanggal 25 Februari seluruh anggota peserta kapitel melaksanakan kunjungan ke keuskupan Malang  bertemu langsung dengan Bapak Uskup dan diterima langsung oleh beliau di ruang tamu Keuskupan.



        
Suasana Rapat kapitel dan diskusi        

Poto bersama setelah selesai kapitel





Suasana kunjungan ke keuskupan dan bertemu langsung dengan Bapa Uskup Mgr. Yosef Pandoyoputro



Setelah Provinsial dan dewan baru terpilih dan di sahkan oleh Jendralat di Taiwan, maka pada tanggal 27 Maret 2014 provinsi Indonesia mengadakan acara pelantikan Provinsial beserta dewan terpilih yang dikemas dalam misa bersama di kapel Provinsialat Batu. Dalam misa tersebut selain dihadiri Provinsial baru, yakni Pater Lodewyik T., sebagai provinsial dan Romo Yuki Hartandi sebagai wakil provinsial yang baru beserta dewan yang baru, juga dihadiri oleh para Romo, Bruder dan para Frater CDD sekaligus sebagai saksi dalam acara pelantikan itu.  Setelah acara misa pelantikan selesai, maka acara selanjutnya dilanjutkan dengan kegiatan ramah tamah yakni makan bersama di rumah provinsialat CDD di Batu.


Suasana Misa pelandikan Provinsial dan dewan baru terpilih 2014






Acara ramah tamah dengan para frater setelah pelantikan Provinsial dan dewan yang baru periode 2014-2017


Terlepas dari kegiatan kapitel yang sukses dilaksanakan sebelumnya, kegiatan-kegiatan lain yang tidak kalah menarik yang di laksanakan oleh para anggota CDD provinsi Indonesia adalah kegiatan misa bersama 31 Maret untuk memperingati dinyatakannya Serikat Murid-murid Tuhan CDD oleh Vatikan sebagai serikat lokal yang berdiri  resmi bernaung di bawah keuskupan Xuanhua.







Susana acara peringatan 31 maret, Vatikan menyatakan CDD tarekat lokal resmi dibawah keuskupan Xuanhua


Acara peringatan tersebut telah dilaksanakan oleh Domus Costantinian CDD di Malang, dikemas dalam misa bersama yang dipimpin oleh Romo Agus Lee CDD dihadiri oleh umat sekitar karya CDD, diikuti pula oleh murid-murid di sekolah yang bernaung di Yayasan Kolese Santu Yusuf Malang, alumnus, Guru-guru dan karyawan, suster-suster CIJ, bruder dan frater CDD. Setelah misa selesai para peserta misa diundang untuk acara ramah-tamah dengan makan bersama.***Bruder Andre CDD 

16 March 2014

TAHBISAN IMAM CDD DI KEUSKUPAN MALANG

Kongregasi Murid-murid Tuhan (CDD) propinsi Indonesia mendapat tenaga tambahan baru dengan ditahbiskannya diakon Alexander Ignatius Sujasan CDD pada tanggal 9 Januari 2014.Misa pentahbisan yang dipimpin oleh uskup Malang Mgr. Herman Yosep O.Carm berlangsung meriah dan khidmat.Umat yang menghadiri misa kudus ini berasal dari berbagai tempat.
Rombongan terbesar di wakili oleh umat dari Keuskupan Agung Jakarta yang terdiri dari Umat Katolik berbahasa Mandarin paroki Stella Maris, Pluit, Paroki St Alfonsus Pademangan, Paroki de Fatima Toasebio dan Pusat Pelayanan Umat katolik berbahasa Mandarin Kapel Dwi warna. Selain itu, tampak juga umat dari Paroki Mangga besar dan beberapa umat dari paroki yang tersebar di Jakarta. Selain di dominasi oleh umat dari Keuskupan Agung Jakarta, tampak juga rombongan umat dari Yogyakarta, Ponorogo, Madiun, Surabaya, Cirebon, Pemangkat, Pontianak, sambas Kalimantan Barat, Medan, Palembang dan tentu saja tampak rombongan umat dari Keuskupan Malang sendiri.
Misa yang berlangsung pada pukul 16.30 ini berlangsung dalam suasana hujan namun pada saat misa akan dimulai, hujan mulai berhenti. Meskipun hujan dan yang ditahbiskan hanya satu orang diakon, namun gereja katedral dipenuhi oleh umat, biarawan – biarawati dan para pastor yang berasal dari berbagai tempat. Paduan Suara pimpinan FrFrans BHK membuat perayaan ekaristi berlangsung semakin khusuk dan agung.
Keluarga dari diakon Ignas CDD yang de facto bukan berasal dari keluarga katolik tampak mengikuti dengan hikmat jalannya perayaan ekaristi.Keluarga Diakon Ignas CDD yang berasal dari Pemangkat Kalimantan Barat dan kakak adik yang berasal dari Medan dan Palembang tampak berbahagia dengan peristiwa agung ini.
Dalam khotbahnya, Bapa Uskup menekankan misteri sakramen imamat sebagai tugas dan perutusan yang mulia dari Tuhan sendiri.Bapak uskup juga menekankan agar imam baru dapat sungguh-sungguh menghayati dan mengamalkan apa yang telah diterimanya dari Tuhan sendiri. Murid-murid Tuhan diutus untuk mewartakan kabar sukacita Allah.
Dalam perayaan ekaristi ini, Bapa uskup di dampingi oleh Pater Lodewyik CDD provincial CDD Indonesia dan Pater Sukamto CDD anggota konsultor CDD Indonesia.Tampak diantara konselebran Pater John Chia CDD, Superior General CDD yang berkedudukan di Taiwan, Pater Stephen Ng CDD mantan Superior General yang saat ini bertugas di Malaysia, Pater Martin Then CDD pastor paroki dari salah satu paroki di Malaysia. Diantara pastor pastor yang hadir tampak juga para dosen STFT widyasasana, pater Pidyarto O.Carm, Pater B.Parera O.Carm dan imam imam lain dari berbagai ordo dan keuskupan. Pater Putranto SJ, mantan provincial SJ dan dosen dogmatik dariU niversitas Sanata Dharma Yogyakarta juga tampak diantara konselebran.
Diakon Ignas CDD lahir dan dibesarkan di kota Pemangkat dan merupakan anak kedua dari empat bersaudara pasangan Bp Bong khi chin (alm) dan Ibu Sutjiawana Chin Chin Jun. menyelesaikan pendidikan SD di Sentosa, SMP dan SMA AMKUR Pemangkat, kemudian melanjutkan ke program S1 pendidikan Kateketik di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Setelah mengabdi dan menjadi pendidik di SMP dan SMA AMKUR Pemangkat, beliau memutuskan untuk menjadi biarawan.Menyelesaikan pendidikan Filsafat dan teologi sampai jenjang S2.Sebelum mengucapkan kaul kekal pada tgl 25 Mei 2013 dan tahbisan diakon pada tgl 24 Juni 2013, Pastor Ignas CDD diutus ke generalat CDD di Taiwan untuk belajar bahasa Mandarin di Universitas Fujen Taiwan.
Setelah ditahbiskan sebagai imam, Pastor Ignas CDD ditugaskan di rumah retret Sawiran, NongkoJajar, Pasuruan.
Selamat melayani umat dan semoga motto yang dipilihnya :janganlah takut…mulai dari sekarang engkau akan menjadi penjala manusia (luk 5 : 10b) juga meneguhkkan dan menguatkan iman kita semua.

22 October 2013

RETRET TAHUNAN PARA IMAM DAN BRUDER CDD 2013

Retret memiliki beberapa makna yang berkaitan, yang pada umumnya berupa gagasan untuk sementara waktu menjauhkan diri sendiri dari lingkungan biasanya. Sebuah retret dapat dilakukan untuk alasan yang berhubungan dengan spritual, kesehatan, gaya hidup, ataupun hal-hal sosial atau ekologis. Sebuah retret dapat berarti sebuah periode pengalaman menyendiri ataupun pengalaman mengasingkan diri bersama dengan sebuah kelompok/komunitas. Beberapa retret dilakukan dalam kesunyian, sementara yang lainnya dilakukan dalam suasana berbagi rasa, tergantung dari pengetahuan dan praktik yang dilakukan oleh fasilitator dan/atau pesertanya. Retret religius/spiritual menyediakan waktu untuk berefleksi, berdoa, atau bermeditasi.
Para Imam dan Bruder CDD yang telah berkaul kekal melaksanakan retret tahunan bersama yang diselenggarakan di Rumah Studio Audio Visual Puskat yang berada di sinduaji, Yogyakarta. Retret kali ini diikuti oleh tiga bruder, delapan imam CDD dan seorang diakon. Retret kali ini terasa istimewa sekali karena kebetulan superior General CDD Pater John Chia CDD berada di Indonesia. Jadi bisa mengikuti juga retret bersama ini yang dilakukan pada tahun ganjil secara bersama sama sesuai dengan hasil keputusan bersama. Retret kali ini diselenggarakan dari tgl 14 – 19 Oktober 2013 dan didampingi oleh Pater Wolfgang Bock SJ. Seorang imam Jesuit yang menggumuli tema tema tafsir mimpi dan seorang pembimbing rohani handal.
Para costantinian selama seminggu diajak untuk menggumuli hati Yesus yang menjadi pusat dari hati para imam. Pastor Kastawa SJ demikianlah pastor Wolfgang dipanggil dalam nama bahasa Indonesia dengan sabar menguraikan arti hati Yesus yang menjadi pusat dan sumber dari segala tindakan dan hidup para imam. Melalui sharing, wawancara, film, kerja kelompok, para costantinian diajak untuk semakin mengenal dan menjadikan Kristus sebagai sumber dan panutan dalam hidup dan karya. Retret kali ini berjalan dengan baik dan Romo Sukamto CDD yang diserahi tugas sebagai pengatur seluruh acara retret telah menjalankan tugasnya dengan baik. Akhirnya, seluruh rangkaian retret berakhir dan semua konfrater kembali ke tempatnya masing masing untuk memulai lagi tugas tugasnya setelah mendapat kekuatan baru melalui retret kali ini. Semoga semangat Bapa pendiri, Celso Costantini menjadi pedoman hidup kita untuk melangkah dengan yakin dan pasti. Nil Contra Ecclesiam Nil Sine Ecclesia Omnia pro Ecclesia. Salam dan doa Diakon Ignas CDD

21 August 2013

Costantinian muda di bumi Khatulistiwa

Tanggal 3-4 Agustus 2013 bertempat di Rumah retret Costantini Ambawang, diselenggarakan acara bible study yang didampingi oleh para frater CDD dari komunitas skolastik Malang. Acara yang berlangsung penuh keakraban ini diikuti oleh lebih kurang 200an anak SMP Petrus Pontianak. Setelah acara bible study selesai, para costantinian Muda CDD menyempatkan diri untuk menjelajahi beberapa karya CDD di bumi khatulistiwa. Sebelumnya, para frater sempat mampir di komunitas CDD Jakarta.
Pada tanggal 5-6 Agustus 2013, para Costantinian mengadakan acara rekreasi di pulau Temajo. Kemudian pada tanggal 7-10 Agustus 2013, para Costantinian muda CDD mengasingkan diri dengan berdoa dan bekerja di Rumah pastoran CDD Rumah retret Costantini di Ambawang. Dalam keheningan rumah retret Costantini, para frater memulai hari dengan mendaraskan mazmur dan berdoa bersama dalam satu kesatuan komunitas. Doa dan misa dilakukan dalam semangat persaudaraan Costantinian. Pada waktu tertentu, para Costantinian juga mengadakan kerja bakti untuk membersihkan dan merapikan rumah pastoran CDD di rumah retret Costantini Ambawang.
Pada tanggal 9 Agustus 2013, para frater CDD mengadakan sharing bersama untuk menyatukan visi dan misi dalam mengarungi hidup panggilan di CDD. Ada banyak hal yang disharingkan dalam pertemuan persaudaraan ini. Semua hasil sharing bersama semakin memperkaya dan memberikan suatu pandangan dan terutama semangat persaudaraan dalam menjalani hidup panggilan. Malam hari, para frater mengadakan acara malam keakraban bersama dengan Sr. Felisia PRR yang bekerja di rumah retret Costantini Ambawang.
Sabtu siang, para frater meninggalkan rumah retret dan menuju ke komunitas CDD Juanda Pontianak. Sore hari para frater dengan didampingi oleh Pater Provinsial CDD Indonesia dan Pater Rudy mengadakan kunjungan kekeluargaan ke rumah orang tua Pater Rudy dan Pater Provinsial. Dalam kunjungan kali ini, suasana kekeluargaan tampak sekali dan semua mengharapkan agar diantara anggota keluarga CDD ada kebiasaan untuk saling mendoakan.
Minggu tanggal 11 Agustus 2013, Para frater mengikuti misa kudus di Gereja St Agustinus Kubu Raya yang dikepalai oleh Pastor Marianus CDD. Paroki ini pada tahun 2013 diserahkan penggembalaannya kepada imam imam CDD. Maka adalah tepat dan sungguh menggembirakan jika para Costantinian muda dapat hadir dan melihat paroki ini secara langsung. Dalam misa kudus yang dipimpin oleh Pastor herman CP dan didampingi oleh Diakon Ignas CDD ini, para frater CDD diperkenalkan kepada umat yang hadir.
Sesudah misa selesai, para frater mendapat kesempatan untuk bertatap muka dan bersuka ria dengan anak anak SEKAMI dan BIAK paroki St Agustinus. Para frater dan anak anak bernyanyi bersama dan menari bersama penuh keakraban. Tepatlah yang dikatakan oleh Bapa Celso Costantini bahwa para Costantinian harus memberikan perhatian kepada kaum anak anak dan kaum muda. Setelah acara selesai, para frater CDD masih sempat bertemu dan bernyanyi bersama OMK Agustinus yang hadir dalam pertemuan kali ini.
Setelah acara selesai, para frater mengadakan kunjungan ke rumah orangtua Fr Ega CDD dan Fr Andre CDD, dalam kunjungan kekeluargaan ini, para frater sungguh menemukan suasana keakraban dan canda tawa silih berganti dalam kunjungan ini. Akhirnya kegiatan kunjungan diakhiri dengan doa bersama dan berkat dari pater provinsial.
Sore hari para frater masih mengikuti misa bersama di Paroki St Agustinus yang dipimpin oleh Pater Provinsial dan di damping oleh diakon Ignas CDD yang menyampaikan khotbah tentang Maria diangkat ke surge. Sesudah itu, para frater diperkenalkan kepada para umat yang hadir.
Setelah itu, para Costantinian menuju ke kompleks sekolah Santu Petrus di KS Tubun, disana telah menunggu kepala kantor Yayasan Kalimantan para kepala sekolah. Kami mengadakan acara temu bersama dan kepala kantor menceritakan secara singkat sejarah dan asal mula yayasan Kalimantan yang dikelola oleh imam imam CDD di bumi khatulistiwa. Setelah itu para frater mengadakan kunjungan ke sekolah SMA dan SMP Santu Petrus serta SMK Santa Maria. Siswa siswi sungguh merasakan bahwa kunjungan ini unik karena baru pertama kali ada begitu banyak pemuda berjubah yang mengunjungi sekolah mereka. Semoga melalui kunjungan ini, tumbuh benih benih panggilan.
Akhirnya seluruh rangkaian acara diakhiri dengan evaluasi bersama antara para frater CDD dengan panitia bible study di ruang pertemuan SMP Santu Petrus bersama dengan para guru SMP yang ditunjuk sebagai panitia. Semoga semangat CDD menyebar dalam hati setiap karyawan dan terutama para Costantinian Nil Contra Ecclesiam Nil Sine Ecclesia Omnia pro Ecclesia.

TEMU PERSAUDARAAN INTERNASIONAL CDD 2013 DI PULAU DEWATA BALI INDONESIA

Kongregasi Murid-murid Tuhan mengadakan acara pertemuan persaudaraan antar propinsi yang diprakarsai oleh Generalat. Untuk tahun ini, acara “CDD gathering” dilaksanakan di Rumah Khalwat CDD tegal Jaya,Bali. Acara temu persaudaraan CDD berlangsung dari tgl 22 – 26 Juli 2013.
Kegiatan temu persaudaraan CDD adalah salah satu kegiatan yang digagas oleh generalat CDD yang berkedudukan di Taiwan. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan semangat persaudaraan dan sekaligus perhatian dari generalat kepada para konfrater CDD yang berkarya di seluruh dunia. Kegiatan ini dilaksanakan secara bergiliran diantara provinsi provinsi CDD. Pada tahun awalnya, kegiatan ini dilaksanakan di propinsi Malaysia kemudian Taiwan dan sekarang Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung dari tgl 22 Juli 2013 ini dihadiri oleh para costantinian dari Malaysia, Singapura, China, Taiwan, Italia, Kanada dan Indonesia. Sekitar 30 imam, bruder dan seorang diakon CDD berkumpul, bersharing dan bergembira dalam suasana penuh keakraban.
Acara hari pertama adalah opening ceremony yang dibawakan oleh generalat CDD Pater John Chia CDD. Dalam sambutannya, Pater generalat kelahiran Malaysia ini menekankan pentingnya persaudaraan dalam CDD. Beliau mengharapkan agar melalui kegiatan ini, para costantinian semakin saling mengenal dan saling membantu dalam karya dan doa.
Setelah itu, Pater Zhang wei CDD dari komunitas Singapura didaulat untuk memberikan satu pencerahan. Dalam kesempatan ini, Pater Zhang mempresentasikan tentang spiritualitas Murid Murid Tuhan. Dengan gaya khasnya, Pater Zhang menyampaikan materinya dalam bahasa Mandarin dan diterjemahkan oleh Pater Rudy CDD ke dalam bahasa Indonesia. Sesudah itu, Pater Yuki CDD memberikan masukan tentang kepemimpinan Celso Costantini yang disampaikan dalam bahasa Inggris.
Kegiatan hari pertama diakhiri dengan doa malam bersama yang dipimpin oleh provinsi Indonesia dan doa disampaikan dalam bahasa Indonesia.
Hari kedua, acara dimulai dengan doa pagi dan misa bersama dalam bahasa Indonesia. Pater Rudy Saleh CDD memimpin misa dan didampingi oleh diakon ignas CDD. Setelah misa selesai, acara dilanjutkan dengan santap pagi. Sesudahnya, para costantinian diajak untuk berkenalan dengan karya karya pendidikan CDD di tanah Bali. Seluruh peserta Gathering di ajak untuk bertemu dengan dewan guru dan murid murid SD Tegal jaya Cabang St Yusup Malang. Para murid menyambut kedatangan CDD dengan tarian khas bali dan semua peserta diberi kalungan bunga kamboja. Setelah beramah tamah sebentar, peserta menuju ke SMP Tegal jaya yang juga merupakan sekolah cabang dari ST Yusup Malang. Di SMP ini, para Costantinian disuguhi dengan tarian khas Bali yang menggembirakan. Ditengah tengah tarian, beberapa romo diajak untuk ikut menari.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan kegiatan membatik bersama yang dilakukan di rumah retret khalwat. Panitia mendatangkan guru batik dan para peserta dengan gembira mencoba membatik dengan penuh kesungguhan. Akhirnya selesai juga dan semua peserta gembira setelah melihat hasil membatiknya. Ada yang bagus ada juga yang berantakan tapi semua mengalami kegembiraan karena kebersamaan ini.
Siang hari, para Costantinian diajak untuk mengunjungi Goa Maria Air Sanih di Grotto. Tempat ziarah umat katolik yang dikembangkan oleh CDD ini dipersembahkan sebagai tempat ziarah bagi umat Katolik di kepulauan dewata. Jarak yang cukup jauh dari Rumah retret menyisakan kesempatan untuk para Costantinian bercengkrama dalam bis. Quiz-quiz tentang Celso dan CDD pun bermunculan dalam perjalanan menuju Goa Maria Air Sanih. Sesampai di Goa Maria, para peserta pertemuan persaudaraan CDD dijamu dengan kelapa muda yang segar. Sesudah itu diadakan doa Rosario bersama di gua Maria Air Sanih. Santap malam berlangsung dengan penuh keakraban di Singaraja.
Hari ketiga, dimulai dengan doa pagi dan perayaan ekaristi yang dibawakan oleh Wakil Generalat Pater Peter Zhang Qi Qian dari komunitas Singapura. Doa dan misa dibawakan dalam bahasa Mandarin. Para kesempatan ini, Pater Zhang di dampingi oleh Pater Antoni Heng CDD dari Malaysia dan Pater Yandhie CDD dari Indonesia. Dalam khotbahnya, Pater Zhang menekankan pentingnya hidup doa dan persaudaraa dalam CDD dalam persatuan dengan Tuhan, Pater Yandhie menerjemahkan khotbah ke dalam bahasa Indonesia.
Setelah makan pagi, para costantinian menuju ke kediaman Uskup Bali dan ditemui oleh Vikjen P. Yosef SVD. Berhubung Bapa uskup tidak berada di tempat. Setelah itu, peserta pertemuan CDD menuju ke gereja Katedral dan di gereja ini, Pastor paroki katedral menyambut para Romo CDD dengan hangat.
Setelah itu, semua peserta pertemuan menuju ke pantai Sanur dan kemudian bergerak ke pusat penjualan souvenir Krisna. dan sore harinya bergerak ke Garuda Wisnu Kencana Malam hari dihabiskan di tepi laut Jimbaran untuk santap malam bersama.
Hari keempat dimulai dengan ibadat pagi dan misa dalam bahasa Inggris Pada kesempatan ini, Misa dipimpin oleh Pater Francis Cong CDD dari komunitas Kanada dan didampingi oleh Pater Andrew Wong CDD dari Malaysia dan Pater Yuki CDD dari Indonesia. Setelah itu, para peserta menuju ke pantai Kuta. Dan siang hari menuju ke rumah wayang dan topeng di daerah Ubud. Setelah itu menuju ke pusat souvenir sukowati dan malam hari menyaksikan tarian barong dance di batu bulan. Acara hari ini diakhiri dengan evaluasi bersama atas seluruh kegiatan selama di pulau Bali.
Hari kelima dimulai dengan ibadat pagi dan misa dalam bahasa Indonesia yang dipimpin oleh Pater Prasetyo CDD dari Indonesia. Sesudah itu Pater Generalat menutup secara resmi seluruh rangkaian temu persaudaraan CDD yang dilaksanakan di Indonesia. Pater general berterima kasih kepada provinsial dan seluruh Costantinian CDD di Indonesia yang telah menjadi tuan rumah bagi pertemuan persaudaraan kali ini.
Semoga seluruh rangkaian acara yang telah berlangsung di provinsi Indonesia ini menumbuhkan semangat baru untuk terus menerus berkarya bagi perkembangan gereja universal dan setempat sesuai dengan semangat kongregasi : Nil Contra ecclesiam nil sine ecclesia omnia pro ecclesia